| Pintu gerbang, menuju hutan kera Nepa |
| Tampak beberapa kera berkeliaran dengan bebasnya. |
Desabatioh.com - Hutan kera di tepi pantai laut Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, dihuni ratusan kera.Dimana agar kera-kera bisa keluar dari dalam hutan, pengunjung harus bersuara keras dan melempar kacang maupun jagung untuk di makan kawanan kera. Mereka kemudian berebut jagung dan kacang yang di lempar pengunjung ke arah kera-kera yang terlihat lapar.
Menurut cerita, Kera-kera
tersebut bermula dari terdamparnya seorang putri raja di jaman kerajaan
majapahit, putri tersebut di buang karena hamil gara-gara bermimpi bertemu
seorang saat pertapa.
Setelah anaknya lahir diberi
nama Raden Segoro yang kemudian hari memiliki banyak pengawal berupa kera yang
terus berkembang biak hingga sekarang di tempat tersebut.


0 komentar:
Posting Komentar